Memiliki Teknologi Canggih! Kota Modern Berbasis Lingkungan, CCTV di IKN Bisa Hitung Emisi Kendaraan

 


Ibu Kota Nusantara (IKN) akan memiliki platform mobilitas pintar berbentuk CCTV yang mampu menghitung emisi kendaraan di suatu kawasan. Penghitungan keluaran karbon dioksida dari kendaraan bermotor bisa dilakukan dengan menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Nantinya, data tersebut juga bisa digunakan untuk melakukan rekayasa lalu lintas di ruas jalan dengan kadar karbon dioksida sudah melebihi batas, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Itu bisa, yang penting kan kita punya data itu, bahwa nanti rutenya akan kita alihkan akan dilakukan intervensi. Misalnya pengurangan rute pada jam-jam tertentu, segala sesuatu intervensi akan memungkinkan selama kita punya data fakta," tegas Ali.

Data tersebut juga akan digunakan sebagai perbandingan keberhasilan strategi OIKN menurunkan emisi di kawasan IKN, yang kemudian diharapkan bisa diperluas ke daerah lain. Sebagai informasi, dalam PoC ini Sergek membenamkan investasi sekitar 560.000 dolar AS atau ekuivalen Rp 9 miliar. Dana sebesar ini mencakup software berupa platform yang mencakup ekosistem mobilitas pintar berbasis aplikasi dan hardware berupa CCTV yang ditempatkan di titik-titik yang selama ini belum terjangkau Dinas Perhubungan Balikpapan.

PoC digelar untuk menindaklanjuti kesepakatan bersama yang diteken pada 3 September 2023 antara Sergek dan OIKN. Kota Balikpapan dipilih sebagai lokasi uji coba karena dekat dengan IKN. Ini juga dikarenakan ruas jalan di IKN belum sepenuhnya siap sebab masih dalam tahap pembangunan. Selain bisa mengukur kadar karbon dioksida, platform mobilitas pintar ini juga mampu mengidentifikasi kepadatan lalu lintas, merekam kendaraan yang melanggar tata tertib, hingga mengidentifikasi titik lokasi angkutan umum di suatu kawasan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama