Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa pengelolaan sektor pariwisata di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dilakukan dengan melibatkan kelompok masyarakat hukum adat yang ada di daerah itu. Menurut Sandi, pelibatan masyarakat hukum adat memiliki porsi penting karena pemerintah mencanangkan wisata berbasis lingkungan atau Eco Turism yang berkelanjutan di IKN.
“Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai dengan harapan pemberdayaan masyarakat adat jadi perhatian bersama, dalam wisata berkelanjutan itu tidak hanya dapat membawa dampak ekonomi tapi lingkungan sosial juga,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Sandi dalam konferensi pers “The Weekly Brief With Sandi Uno” yang disiarkan secara daring dari Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Untuk mencapai misi tersebut, ia menyebutkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Badan Otorita IKN dan Pemerintah Kalimantan Timur saat ini sedang mengakomodir dan mensinkronisasi peta rencana pariwisata dengan pembangunan tata kota.
“Fokus nya, dalam rencana pembangunan itu, tetap memprioritaskan pada hal wisata alam, seni budaya, kuliner, untuk dijadikan pariwisata unggulan IKN. Kemudian penduduknya diberikan pelatihan keterampilan untuk mengelola nya,” ujarnya.
Tags:
Joko Widodo
