Basuki: Pasokan air dan listrik siap sebelum Presiden berkantor di IKN

 


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan pasokan air bersih dan listrik siap tersedia sebelum Presiden Joko Widodo mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Basuki memaparkan proses pengujian air bersih atau commissioning akan mulai dilakukan pada 15 Juli dan pada 18 Juli dirinya akan mengecek langsung hasil distribusi air di IKN. "Kan dari dulu saya bilang pertengahan Juli air akan masuk. (Sementara) listrik sudah masuk," kata Basuki

Menurut Basuki, yang baru saja mengadakan rapat terkait infrastruktur energi dan komunikasi untuk IKN, kawasan ibu kota baru Indonesia itu sudah mendapat pasokan listrik sebesar 10 megawatt. "Telkom dan PLN tadi melaporkan (pasokan listrik) 10 MW sudah oke. Yang sekarang sedang dibangun itu 40 MW yang selanjutnya," tutur Basuki.

Jika pasokan air dan listrik sudah siap, kata Basuki, Presiden Jokowi diperkirakan bisa mulai berkantor di IKN setelah 22 Juli 2024. "Nanti kan (Presiden) tanggal 22 (Juli) ke Papua (untuk menghadiri peringatan) Hari Anak. Setelah itu insyaallah beliau akan ke sana (IKN)," ujarnya.

Namun, mengenai kapan pastinya Presiden Jokowi akan berkantor di IKN, Basuki meminta para wartawan menanyakan langsung kepada Jokowi. "Ya tanya beliaulah, mosok tanya saya," ujarnya.

Sebelumnya,​​​​Presiden Jokowi mengatakan masih menunggu kesiapan infrastruktur penunjang untuk berkantor di IKN. "Airnya udah siap belum? Listriknya udah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap, pindah," kata Presiden Jokowi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama