Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Hubungan Laut (Hubla) tengah menyiapkan dukungan transportasi laut menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Transportasi laut ini ditujukan tidak hanya untuk mobilitas masyarakat juga untuk mendukung perkembangan pariwisata dari Balikpapan, Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara, dan kawasan di sekitar IKN.
Jadi, masyakarat yang ingin berkunjung ke IKN bisa melalui jalur alternatif laut, selain jalan nasional dan jalan tol di darat. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Hartanto mengungkapkan, pihaknya mendapatkan instruksi dari Menhub Budi Karya Sumadi untuk segera menyediakan sarana transportasi laut, salah satunya kapal pinisi.
Oleh karena itu, Ditjen Hubungan Laut saat ini tengah melakukan pelelangan pengadaan kapal pinisi ini dengan peserta seluruhnya merupakan perusahaan swasta Nasional. Tiket Pesawat Meroket, Warga Memilih Mudik dengan Kapal Laut Artikel Kompas.id "Insya Allah awal Juli 2024 sudah ada pemenangnya, sehingga kami bisa segera menempatkan minimal tiga kapal pinisi untuk beroperasi di Semayang, Balikpapan, Itchi Kartika Utama di Balikpapan Barat, dan Itci Hutani Manunggal (IHM) di Sepaku yang lokasinya mendekat langsung ke IKN," ujar Hartanto
Setelah diketahui pemenangnya, lanjut Hartanto, Kapal Pinisi ini akan segera diluncurkan sebagai sarana transportasi laut menuju IKN. Selain melakukan pelelangan, Ditjen Hubla juga akan membenahi kendala-kendala yang dihadapi sektor transportasi laut, khususnya di kota-kota penyangga IKN.
Kendala-kendala tersebut terkait kedalaman, dan dokumen-dokumen kapal yang belum memenuhi persyaratan. "Kami akan bantu dengan melakukan survei tentang kedalaman, dan dokumen legalitas yang belum diurus melalui kerjasama dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan yang siap membantu supaya nanti juga ada percepatan-percepatan, tapi dokumen itu harus sesuai peraturan ya," tegas Hartanto.
