Taksi terbang hasil kerja sama dengan Hyundai yang akan diuji coba di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mendarat di Balikpapan. Rencananya taksi terbang ini bakal diuji coba pada Juli namun sebelum itu akan menjalani proses perakitan dan serangkaian inspeksi pada Juni. "Barangnya sudah sampai di Balikpapan, minggu depan dibuka kemudian dirakit, setelah dirakit nanti kita akan coba," ujar Kepala Otorita IKN Bambang Susantono
Taksi terbang ini diimpor tidak dalam keadaan utuh melainkan beberapa pallet dan disimpan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Sedangkan baterainya terpisah, kini sudah berada di Jakarta dan akan tiba di Samarinda pada 6 Juni. Pembukaan pallet dan inspeksi dijadwalkan dilakukan pada awal Juni oleh pihak Hyundai, Bea Cukai Kalimantan Timur dan Otorita IKN di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda. Pembukaan ini menandakan tahap pengurusan izin impor sementara telah dimulai.
Mohammed Ali Berawi, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, menjelaskan inspeksi dan uji coba ini sudah sesuai jadwal berdasarkan Proof-of-Concept (PoC). Setelah selesai taksi terbang bakal tampil di acara Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2024 di IKN. "Kegiatan uji coba akan dilakukan selama sebulan penuh di Bandara APT Pranoto Samarinda dan melalui serangkaian pengujian dan kajian kelayakan," ucap dia.
